Energi Baru Di Album Soundtrack Perdana KOTAK

Kotak Band performs di peluncuran Soundtrack film RocknLove

InfoSinema - Berada di industri musik Indonesia lebih dari 1 dekade, bisa dibilang sebuah prestasi yang luar biasa bagi KOTAK. Apalagi, konsistensi berdurasi selama itu dibarengi dengan eksistensi yang stabil dan mendapatkan sejumlah prestasi gemilang di scene musik tanah air. Tak salah, kalo band yang terdiri Tantri Syalindri Ichlasari (vokal), Swasti Sabdastantri (bass) dan Mario Marcella (gitar) dikatakan sebagai musisi yang berhasil di jagat musik tanah air.

Gak mudah memang menapaki karir pada posisi yang “menyenangkan”. Namun perlahan-lahan, Tantri cs, mampu melewati semua momentum dengan sangat baik dan maksimal. Yang paling kekinian adalah mementum dimana akhirnya band yang berdiri sejak tahun 2001 ini , menghadirkan sebuah proyek musikal yang bersinergi dengan scene-scene film layar lebar untuk pertama kalinya.

“Kenapa proyek ini kami bilang pertama kali. Karena semua track yang Kotak buat, akhirnya masuk sebagai theme song film layar lebar. Bukan hanya itu, Kotak pun muncul sebagai aktor utama dalam setiap adegan yang dimunculkan dalam film ROCK N LOVE,” ungkap Cella yang kini sudah tidak berkepala plontos lagi.

Tepat! ROCK N LOVE bukan hanya judul film pertama yang diperankan oleh tiga musisi berbakat ini. Tapi juga menjadi proyek album soundtrack perdana bagi Kotak. Di album ini, Kotak mengedepankan 10 lagu dengan memunculkan 2 single terbaru dan menyisipkan 2 nomor yang diareansemen ulang.

“Di album ini kita bikin 2 lagu baru yang bersinergi dengan scene-scene yang ada di film Rock N Love. Yakni lagu Rock N Love itu sendiri sesuai dengan judul filmnya. Satu lagi lagunya berjudul Kamu Adalah. Sementara dua lagu baru lainnya, kami aransemen ulang ke dalam versi live. Yaitu lagu Cuci Mata dan Berasksi,” kata vokalis bersuara khas ini.

Menurut Tantri, energi lagu Rock N Love terinspirasi dari sinopsis filmnya. Dimana sinopsis tersebut punya pesan sebagai berikut : ‘segarang-garangnya rocker, mereka tetap manusia, punya hati dan punya cinta. Dan ketika cinta itu tumbuh, maka bersiaplah untuk hadirnya pengorbanan, niat dan usaha’. Sementara lagu Kamu Adalah energinya diadopsi dari element-element yang telah mendukung Kotak hingga sekarang. Ada dukungan moral, akal, sikap dan cinta itu sendiri yang mana hadir dari orang-orang sekitar mereka. Lagu ini pun dihadirkan Kotak dalam konsep akustik ballad.

Selain lagu Rock N Love dan Kamu Adalah ada juga lagu hits yang punya cita rasa segar bagi telinga penikmat musik Indonesia. Yakni lagu Cuci Mata dan Beraks. Keduanya dihadirkan Kotak dalam versi Live dan eksplorasi sound yang lebih glamour. “Lagu ini punya kadar eksplorasi yang lumayan adik kalo coba diaransemen. Dan menjadi cita-cita aku, ada lagu yang eksplorasinya lebih liar tapi tetap dalam koridor namanya. Di lagu tersebut aku coba mengadopsi energi band-band ¬†glam rock seperti Montley Crue, Poison dan angkatannya untuk ada dilagu ini. Dan hasilnya, aku puas!” terang Cella antusias.

Dengan hadirnya 4 lagu “baru” ditambah dengan lagu-lagu hits mereka yang memang menjadi scoring film yang dirilis pada 29 Januari 2015, seperti Satu Indoensia, Rock Never Dies, Aku Percaya Pilihanku, Aku Yang Tersakiti, Perfect Love, Masih Cinta, Beraksi Terbang, Hijaukan Bumi, Energi dan Pelan-Pelan Saja, maka lengkap lah kebahagiaan Kotak sebagai band rock yang produktif.

“Ini salah satu mimpi Kotak sebenarnya. Dan akhirnya Kotak punya album soundtrack untuk pertama kalinya. Karena sebelum Kotak hanya dilibatkan untuk bikin lagu yang masuk dalam soundtrack film aja. Tapi album ini, kita buat dari awal, mulai dari pemilihan lagu-lagu yang akan masuk nanti, hingga pada akhirnya kita buat juga lagu baru untuk mendukung film Rock N Love-nya,” tegas Chua, bassist penuh pesona.

“Buat Kotak, Album Rock N Love sangat antusias kita hadirkan sebagai album ke-6 yang dirilis mulai 26 Januari 2015 digerai makanan cepat saji seluruh Indonesia. Karena album ini dipersembahkan dengan melibatkan banyak rasa, orang-orang yang ikut dalam proyek ini, termasuk juga Kerabat Kotak. Jadi aku sih berharap pesan, emosi dan energi positif dalam album ini bisa menjadi inspirasi bagi semua penikmat musik dan juga penonton film layar lebar di Indonesia,” tutup Tantri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>