Penayangan perdana Film Moonrise Over Egypt

InfoSinema – Produksi perdana Film Moonrise Over Egypt dari Tiga Visi Sinema dengan produser Amir Sambodo dan Adie Marzuki selenggarakan premiere yang menandai segera tayangnya film tersebut pada 22 Maret 2018.

Moonrise Over Egypt merupakan film sejarah perjuangan H. Agus Salim dan rekan-rekannya untuk mendapatkan pengakuan kemerdekaan Indonesia di luar negeri khususnya Kairo, Mesir.

Film sejarah ini merupakan Drama Epic yang akan hadir ditengah ramai-ramainya film bergenre remaja romanitisme, maupun horror dan komedi.

Jagad perfilman Indonesia terus berkembang pesat. Ditandai semakin maraknya 150 judul yang akan ditayangkan di bioskop-bioskop.

Pertanda lainnya adalah lahirnya PH-PH baru yang siap bersaing untuk memproduksi film-film berkualitas. Salah satunya adalah TVS, Tiga Visi Sinema, yang didirikan pada tahun 2016, oleh tiga orang pelaku industri film, Amir Sambodo, Adie Marzuki, dan Pandu Adiputra.

“Setelah kami membuat sejumlah Film Televisi yang ditayangkan di teve-teve, kini untuk pertama kalinya TVS memproduksi dan siap mengedarkan sebuah film layar lebar untuk bioskop MOONRISE OVER EGYPT,” ujar Adie Marjuki di dalam rilis yang dibagikan pada saat penayangan perdana film Moonrise Over Egypt hari Jumat di Epicentrum, Kuningan Jakarta Selatan 16/3/2018.

Inilah sebuah drama berlatar-belakang pengakuan dunia international atas lahir dan berdaulatnya Republik Indonesia yang rasanya perlu dan belum banyak diketahui oleh generasi muda zaman now.” ujar Amir Sambodo di pembukaan jelang pemutaran perdana film Moonrise Over Egypt.

Selaku Produser adalah duo Amir Sambodo dan Adie Marzuki, sedangkan bidang penyutradaraan ditangani langsung oleh Pandu Adiputra.

“Sesuai dengan tajuknya, syuting film ini pun benar-benar dilakukan di Mesir pada medio bulan Agustus 2017. Cukup banyak pemain dan crew yang berangkat ke Kairo, di samping bekerja sama dengan tenaga-tenaga sineas Mesir.” ungkap Pandu yang memimpin crew film, di rilis yang dikeluarkan Yan Widjaya (Wartawan senior).

Suasana menjelang pemutaran perdana film Moonrise Over Egypt dengan pembuka Prof. Emil Salim di Epicentrum, Kuningan Jakarta Selatan. Jumat (16/3).

Kisah yang di angkat adalah perjuangan pahlawan nasional H. Agus Salim yang memimpin delegasi terdiri dari Abdurrachman Baswedan, Mohammad Rasidi, dan Nazir Sutan Pamuntjak. Misi Delegasi RI bertemu dengan Perdana Menteri Mesir Mahmud Fahmi El Nokrasshy Pasha, dan meminta pengakuan dejure dari pemerintah Mesir atas kedaulatan dan kemerdekaan Indonesia. Peristiwa nyata tersebut terjadi dalam bulan April 1947. Ketegangan terjadi karena mereka mesti berhadapan dengan kelicikan Duta Besar Belanda Willem Van Recteran Limpurg yang tak merelakan kemerdekaan Republik kita serta ingin menggantikan misi diplomatik tersebut.

“Karena ini bukanlah sebuah film dokumenter, maka ditampilkan tokoh-tokoh yang nyata dalam sejarah, seperti Hisyam, Zahra, dan lain-lain sebagai pihak yang PRO dan KONTRA pada Republik Indonesia,” tambah Pandu.

Lantas siapa saja para pemainnya? Tokoh sentral H. Agus Salim dipercayakan aktor teater kawakan Pritt Timothy. Berkwartet dengan Vikri Rahmat (Sebagai AR Baswedan, kakek Gubernur DKI Anies Baswedan), Satria Mulia (sebagai HM Rasjidi), dan Drh Ganda (sebagai Nazir Pamunjak, bapak artis Jajang C Noer). Sedangkan aktor lawas Mark Sungkar (ayah Shiren dan Zaskia) didapuk memerani PM El Noukrahi Pasha. Lawan mereka Limpurg, Dubes Belanda di Mesir, diperani oleh aktor bule Harry Bond Jr.

Bintang-bintang muda yang ikut mendukung antara lain Reza Anugrah (anggota boyband SMASH), Bhisma Wijaya, Ina Marika, Oce Permatasari, dan lain-lain. Bahkan produser Amir Sambodo ikut berperan sebagai tokoh Malik.

“Film drama yang diangkat dari true event berdurasi 113 menit ini akan mulai tayang pada tanggal 22 Maret 2018 di bioskop-bioskop pilihan di seluruh Indonesia.

Prof. Emil Salim, selaku keponakan H. Agus Salim memberikan kata sambutan betapa pentingnya menonton film Moonrise Over Egypt ini agar tau bagaimana perjuangan Pahlawan H. Agus Salim di luar negeri khususnya Kairo, Mesir. Sesaat sebelum pemutaran perdana film terebut.

 

Produser Amir Sambodo, Adie Marzuki berfoto bersama para mantan pejabat seperti Prof. Salim Said dan pejabat yang mengomentari film Moonrise Over Egypt setelah menyaksikan pemutaran perdana film tersebut di Epicentrum, Kuningan Jakarta Selatan Jumat (16/3).

SINOPSIS

Pada bulan April 1947, delegasi Indonesia tiba di Kairo untuk melakukan misi diplomatik demi mendapatkan pengakuan de jure dari pemerintah Mesir atas kedaulatan dan kemerdekaan Indonesia. Mereka adalah Haji Agus Salim, Abdurrachman Baswedan, Mohammad Rasjidi dan Nazir Sutan Pamuntjak. Dengan bantuan Sekretaris Jenderal Liga Arab Abdul Rahman Hassan Azzam Pasya, keempat orang tersebut dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Mesir Mahmud Fahmi El Nokrashy Pasya.

Namun, kenyataannya tidak semulus rencananya. Duta Besar Belanda untuk Mesir, Willem Van Recteren Limpurg, meluncurkan serangkaian taktik untuk menggagalkan misi delegasi Indonesia. Didampingi ahli strategi bernama Cornelis Adriaanse, Willem kemudian melakukan lobi politik terhadap Perdana Menteri Nokrashy, termasuk menyusupi kelompok delegasi Indonesia dengan mata-mata. Jurus pamungkas dari Willem dan Adriaanse untuk menggagalkan misi tersebut, menempatkan nasib Mesir dan Indonesia berada di tangan seorang penghianat.

Mau tau siapa saja pendukung film Moonrise Over Egypt ?

ini dia daftarnya

Lead Actor / actress
Pritt Timothy as H. Agus Salim
Vikri Rahmat as AR. Baswedan
Satria Mulia as H.M. Rasjidi
drh. Ganda as Natsir Pamuntjak
Reza Anugrah as Zain Hasan
Bhisma Wijaya as Hisyam
Ina Marika as Zahra

Supporting Actor / Actress
Hadil as Syewket
James Dixon as Azzam Pasha
Cynthia Cheye as Maryam
Oce Permatasari as Maatje
Alex Jhunnany as Cornelis Adriaanse
Harry Bond Jr. as Willem Van Recteren Limpurg
Mark Sungkar as El Noukrashy Pasha
Faza Zima as Khaled
Amir Sambodo as Malik
Donny Fadhli as Tariq
Cris De Lima as Jaden
Adrian Akbar as Adjie
Steven Almero as Kadir
Jaka Surya as Musa
Aryan Khan as Abbas Mahmud
Zakaria Suhail as Petugas Imigrasi
Mike Dimitri as Komandan Tentara Jepang

Crew List

Amir Sambodo – Executive Produser
Adie Marzuki – Produser
Rini Atmodjo – Line Produser
Shanda Yanni – Production Accountant

Directing & Casting

Pandu Adiputra – Director
Angga – 1st Assistant Director
Danang Asmat – Casting Director

Costume – Make Up & Hair Style
Denny Boris Saragih – Wardrobe Master

Camera & Lighting Dept
Joel Fadli – DOP
Hegar Junaedi – Camera Assistant I
Jote – Grafter

Sound – BTS – Still Photo – Editing Dept
Uda Whardhana – Sound Recordtst

ART Dept
Edy Effendi – Art Director
Astri Wulandari – Asst. Art Dir.
Yudhi Codeto – Prop Master

Special Equipment- SFX
Budi – Drone Operator
Agung – Jimmi Jib

Additonial Crew
Arswendy Nasution – Acting Coach
Nina Trisuci – Guru Biola
Didi – Pelatih Perang
Dedidude – Artwork Designer

Post Pro Crew
Adimas Radtyo – Editor
Ipunk Purwono – General Post Manager
Siji Anima & Motion Glow Studio – VFX
Andhy Pulung & Yehuda Ariwibowo Colorist
Hedrainus Eko & Andrew Saputro – Sound Designer
Donny Suhendra – Music Illustration

TVS Films Office Team
Yenny Setianti – Finance Director
Faiza Achmad – Marketing Director
Ayan Sofiandi – Promotion & Publication Manager

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>