Hantu Cantik Kok Ngompol?

InfoSinema – Sebuah film bergenre Horror, Hantu Cantik Kok Ngompol? dari rumah produksi Duta Lintas Samudra yang di produseri oleh Emil G. Hampp saat ini tayang di bioskop-bioskop tanah air.


Film Hantu Cantik Kok Ngompol? juga di sutradarai Emil G. Hampp yang juga menulis cerita film berdurasi 81 menit.

Film Hantu Cantik Kok Ngompol? ini seharusnya tayang sekitar tahun 2013, entah kenapa baru ditayangkan saat ini.

Film yang di bintangi Sarah Azhari, Nana Mirdad, Baby Margaretha, dan Omas ini, memang seharusnya buat konsumsi ketika masih era film Horror bergentayangan.

Tapi “pihak 21 kini memberikan kesempatan tayang, karena ada film yang gagal tayang, dan Hantu Cantik Kok Ngompol? di berikesempatan,” ujar Emil G. Hampp yang ditemui di kawasan Setiabudi, Jakarta.

Film nya sendiri mengisahkan empat mahasiswi pasca sarjana jurusan peternakan akan melanjutkan sekolahnya di Pusat Penelitian Peternakan (PPP) yang berada di tempat terpencil.

Suatu saat, jembatan menuju ke situ terputus. Listrik di tempat itu sangat sering mati. Pengelola PPP, sopir, juru masak, para dosen, siswa S1, S2 bahkan S3, yang ada disana tampak penuh misteri.

Berawal dari adanya rencana pembangunan gedung tambahan dibekas kuburan tua yang tidak terawat. Roh roh pemilik kuburan mulai terusik ketenangannya. Belasan korban pembantaian dahulu kala mulai bergentayangan. Termasuk roh Henky si pembantai dan siswi korban pembantaian yang tidak dikubur tetapi hanya dibuang di sumur, Rezita. Apalagi ketika kuburan dibongkar lalu tulang belulang mereka dibuang ke sungai.

Penghuni satu persatu diganggu. Termasuk 4 siswa baru yang datang dari latarbelakang yang berbeda. Bergantian para penghuni kesurupan biasa, kesurupan luar biasa, kemudian mulai menyakiti lalu membunuh. Kejadian kejadian menakutkan, lucu, menyedihkan dan erotis muncul saat roh roh mulai mengganggu. Kisah pembantaian puluhan tahun yg lalu mulai terungkap. Hengky membantai belasan siswa/siswi hanya karena cintanya ditolak. Akhirnya, tulang belulang mereka dikuburkan kembali dengan layak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>