Cerita Film Unlimited Love

InfoSinema – Sebuah rumah produksi Intikom Motion Pictures memproduksi film perdana yang mengambil tema sebuah isu yang tidak pernah ada habisnya dibicarakan, penyakit HIV dan menyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang yang berjudul UNLIMITED LOVE.

Film Ini Didedikasikan Untuk Lebih Dari 40 Juta Jiwa Penduduk Dunia Yang Terinfeski HIV Positiv

Intikom Motion Pictures
Produser: Ertha Juliana Shahab
Eksekutif Produser: Romo – Ferry Rudijanto – Fransiscus Setiawan
Skeario Haryanto Corakh

Pemain:
Dallas Pratama, Restu Sinaga, Prisia Nasution, Dewi Irawan, Iqbal Perdana, Rizky Mustika Rini, Wawan Wanisar, Agung Udijana, Ferouz Afero, Sissy Silviana, Charissa Juspandi.

Film garapan Haryanto Corakh ini rilis 27 November 2014 di seluruh bioskop di Indonesia. Kali perdana “Cakroto” (nama familiar dari sutradara) bukan hanya memproduksi taoi juga menulis skenario film yang mengambil lokasi di Belanda dan Indonesia tersebut. Film yang salah satu adegannya diambil di kota Amsterdam Belanda yang memperlihatkan kehidupan malam yang begitu bebas, wilayah yang melegalkan judi, ganja, prostitusi dan hal-hal maksiat lainnya, Red Light District atau yang disebut RLD ini merupakan kaswasan yang tidak pernah memberikan ijin untuk dilakukannya kegiatan syuting. “Kami berhasil melakukan beberapa syuting adegan “colongan” di kawasn tersebut dan hal itu merupakan sebuah prestasi bagi kami dimana Dallas sebagai pemeran utama dari karakter Pras melakukan salah satu adegan “transaksi” yang secara langsung berinteraksi dengan penjual narkotika disana”, ujar Cakroto.

Intikom Motion Picture berharap melalui film ini para generasi muda harapan bangsa dan para orang tua bisa melihat dampak yang sangat buruk dari penyalahgunaan narkotika dan pergaulan bebas. “Kami bukan sekedar membuat film yang bisa disaksikan oleh seluruh masyarakat Indoensia tapi juga film yang bisa sedikit memberikan pesan atau edukasi kepada masyarakat sesuai dengan komitmen kami, dan dalam film ini kami pun didukung oleh Badan Narkotika Nasional (BNN)”, Ertha J. Shahab produser film UNLIMITED LOVE.

Dalam film ini Dallas Pratama sebagai pemeran utama di film ini sangat total sekali memerankan karakter seseorang yang terjangkit penyakit HIV karena pergaulan bebasnya. Wujud totalnya dalam film ini dibuktikan dengan usahanya untuk menurunkan berat badan sebesar 15 kg. Bukan hanya Dallas Pratama, Prisia Nasution artis yang pernah meraih gelar artis terbaik dalam Festival Film Indonesia (FFI) tahun 2011 harus untuk kali pertama memerankan peran seorang Ibu denan lawan main mainnya Restu Sinaga. Film ini juga didukung oleh Dewi Irawan, Iqbal Perdana, Kiki Mustika, dan pemain pendukung lainnya.

Film yang ingin memberikan pesan mengenai dampak dari pergaulan bebas, penyalahgunaan narkotika, dan HIV ini juga memperlihatkan keindahan alam Beland, dan ditambah dengan original sound track yang dinyanyikan oleh BAMS, wajib di tonton oleh seluruh keluarga Indonesia di bioskop pada Kamis 27 November 2014.

Skenario Film Unlimited Love a Haryanto Corakh Film

Sinopsis Unlimited Love

Cerita/Skenario/Sutradara Haryanto Corakh

Andika dan Widya sepasang suami istri muda yang dikaruniai seorang anak berusia 5 tahun bernama Kurnia. Mereka hidup bahagia di rumah sederhana. Andi adalah seorang fotografer yang bekerja di sebuah majalah Trend Lelaki.

Keluarga yang bahagia itu tiba-tiba dikejutkan dengan munculnya Prasetyo, bekas pacar Widya semasa masih sekolah dulu. Antara Andi, Widya dan Prasetyo adalah tiga orang sahabat dekat. Persahabatan mereka dimulai sejak SMU hingga dilanjutkan setelah mereka lulus sekolah. Widya yang saat itu masih berpacaran dengan Pras membuat Andi jadi pelengkap hubungan persahabatan mereka, hingga pada suatu saat Pras dipergoki bermain serong dengan wanita lain. Putusnya hubungan cinta Pras dan Widya membuat Andi jadi tempat sandaran baru.

Sejak putusnya hubungan itu, Pras menghilang entah ke mana. Bagai ditelan bumi, Pras berpetualang tanpa diketahui kabar beritanya. Sementara itu hubungan antara Andi dan Widya sampai ke jenjang pernikahan. Mereka membangun dan meneliti rumah tangga dengan bahagia.

Kemunculan Pras yang tiba-tiba setelah ia menghilang selama lebih ari enam tahun itu membuat berbagai kenangan indah muncul kembali di hati Widya. Dan akhirnya Widya dan Andika pun mengetahui bahwa Prasetyo mengidap penyakit HIV AIDS akibat pergaulan bebas dan obatan terlarang. Di sisa-sisa waktu untuk menghadapi ajalnya, kini Pras telah menjadi seorang yang sangat religius. Akhir kisah, Pras pergi berpetualang lagi, kembali ke Negeri Belanda untuk menuntaskan segalanya di sana. Perpisahan mengharukan terjadi antara Pras, Widya dan Andi.

Hingga pada suatu sore datang sepucuk surat mengenai keberadaan Pras…
Siapakah yang akhirnya hidup bahagia ?
Apakah Prasetyo berhasil bangkit dari penyakit yang menggerogotinya ?

Saksikan di bioskop 27 November 2014!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>